Menyiasati Penderita ADHD dengan Kelembutan

Pengertian ADHD adalah Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Dimana Attention = perhatian, Deficit = kurang, Hiperactivty = Hiperaktif Disorder = gangguan. Jadi Secara umum ADHD dapat disimpulkan sebagai ganguan pemusatan perhatian disertai hiperaktif. Istilah ini memberikan gambaran tentang suatu kondisi medis yang disahkan secara internasional mencakup disfungsi otak, dimana individu mengalami kesulitan dalam mengendalikan impuls, menghambat perilaku dan tidak mendukung rentang perhatian mereka, jika hal ini terjadi pada seorang anak dapat menyebabkan berbagi kesulitan belajar, kesulitan berperilaku, kesulitan sosial dan kesulitan-kesulitan lain yang kait-mengait.

…………

Secara umum pula definisi ADHD adalah menjelaskan kondisi anak-anak yang memperlihatkan simtom-simtom (ciri atau gejala) kurang konsentrasi, hiperaktif dan impulsif yang dapat menyebabkan ketidak seimbangan sebagian besar aktivitas hidup mereka.

ADHD ditandai dengan perilaku impulsive, hiperaktif dan tidak mampu untuk berkonsentrasi. ADHD (Attention Deficit Hipercaktivity Disorder) kian merajalela di masyarakat. Kondisi itu dua kali lebih sering pada anak laki-laki dan umumnya mulai terlihat sejak anak berusia dibawah tujuh tahun, dan prevelansinya pun cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil survey yang diterbitklan dalam American Jurnal of Psichiatry tahun 2007, yang menyatakan ADHD mendera 3-5% anak usia sekolah.

…………

Pada dasarnya ADHD termasuk kelainan sistem syaraf yang berimbas pada perubahan tingkah laku (neurobehavioral). Uniknya dari sejumlah kasus ADHD yang diteliti hanya sepertiga nya saja yang memiliki gejala ADHD murni. Sisanya turut disertai kelainan perilaku lain seperti bipolar (gangguan mood) yaitu naik turunnya mood secara tiba tiba ataupun anxiety disorder (sering gelisah).

……….

Sedangkan penyebab spesifiknya sampai saat ini masih dipertanyakan. Beberapa pihak mengatakan bahwa faktor genetis sebagai pemicu atau biang keladinya, mengingat 75% kasus ADHD dipengaruhi oleh kelainan gen gen yang berhubungan dengan dopamine transporters (rangkaian membrane protein yang menggabungkan dopamine) Sedangkan dopamine sendiri adalah neurotransmitter yaitu substansi penerus sinyal otak dari satu sel otak ke sel otak lainnya yang berperan mengaktifkan lima jenis reseptor di dalam otak, sekaligus neurohormone. Neurohormon adalah hormone yang pelepasannya dipengaruhi oleh sel sel saraf yang dikeluarkan oleh kelenjar hypothalamus, dan berperan menghalangi kelenjar pituitary melepaskan prolaktin. Selain kedua fungsi tersebut dopamine berperan mempengaruhi system saraf symphatetic, yang berpengaruh terhadap peningkatan detak jantung dan tekanan darah.

……..

Jika dilihat dari komplesitasnya ADHD diyakini terjadi akibat komplikasi beragam fakor, baik genetis maupun lingkungan.

……….

Faktor lingkungan yang di klaim bertanggung jawab pun beraneka ragam, mulai dari kebiasaan menenggak alcohol dan merokok selama mengandung, paparan terhadap logam berat, hiongga komplikasi kandungan dan kelahiran premature. Pola makan yang banyak mengandung zat pewarna, pearasa dan pengawet juga dipercay amemiliki peranan pemicu.

…………

Head injury juga disebut sebut sebagai salah satu factor, namun hingga saat ini belum ada penelitian yang dapat membuktikan hal tersebut/ Bila ada pun justru ADHD yang mempertinggi insidensi luka di kepala bukan sebaliknya. Alasan lain yang dianggap turut mempengaruhi ADHD adalah tekanan mental pasca kejadian traumatis serta perlakuan kasar.

………..

Di Indonesia Sebenarnya ADHD telah ada sejak dulu. Hanya biasanya orang awam menyebutnya dengan istilah anak nakal saja, jadi banyak yang berpikir ADHD adalah penyakit modern.

…………

ADHD ini akan mebaik dengan sendirinya ketika anak menginjak usia 10 tahun, namun sekitar 10-40% penderita ADHD tetap membawa kelainan tersebut hingga ia dewasa. Bila tidak dirawat dengan tepat, penedrita ADHD cenderung mengalami hambatan dalam perkembangannya. Selain itu sekitar 37% penderita DHD juga tidak pernah lulus ujian sekolah tinggi karena tidak mampu berkonsentrasi.

……….

ADHD lagi lagi mengganggu saat memasuki usia kerja. Bila tidak pandai memilih, penyandang ADHD bisa kewalahan dan stress serta berpotensi mengalami kelainan psikologis lainnya.

……….

Peran orang tua dalam menangani anaknya yang mengalami gguan ADHD adalah dengan kelembutan dan kesabaran. Bisa juga dilakukan teraphy stimulasi dan perilaku, selain itu pola makan juga harus dirubah. Progres nya akan mulai Nampak setelah menjalankan teraphy selama kurang lebih tiga minggu. Perlu diingat bahwa penanganan penderita ADHD dengan obat tidak akan terlalu berimbas.

………

Hal yang tak kalah pentingnya dalam menangani penderita ADHD adalah kesabaran. Sabar adalah 5 huruf yang terlihat simple dan sepele tetapi untuk melakukannya butuh kesunguhan dan ikhtiar yang tak sedikit, namun demikian sabar adalah pendekatan paling efektif dalam menyikapi individu ADHD.

………

Sekesal apapun, para orang tua, sahabat atau kerabat hendaknya tetap sabar. Usahakan sebisa mungkin untuk tidak marah karena itu akan menyulutkan sikap agresif dan acuh bagi si anak. Pendekatan dari hati ke hati adalah paling tepat. Dengan mendengarkan curahan hati atau keluh kesahnya dan cobalah untuk menmahami jalan pikirannya. Butuh kebijakkan dalam menyikapi individu ADHD, tak ada salahnya jika kita mengadopsi filosofi Taichi denganmengedepankan kelembutan mampu meruntuhkan kekerasan.

……….

Tulisan ini terinspirasi dari sharing salah satu kerabat orang tua saya yang anaknya mengalami ADHD + autis dan sekarang bisa sekolah di sekolahan umum dengan prestasi yang tak kalah dengan anak anak normal (bukan penderita ADHD atau autis). Selain itu adalah pengalaman hari ini waktu menikmati udara senja melihat beberapa anak yang menjalani teraphy pemulihan ADHD. Semoga ada manfaat yang bisa diambil dari tulisan ini.. Salam Kompasiana.

…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s