Pencinta seperti apakah Anda?

aoldcopleTipe pencinta adalah kecenderungan cara Anda dalam mencintai seseorang. Berbeda dengan tipe cinta yang sifatnya lebih emosional karena merupakan emosi yang Anda rasakan dalam diri Anda ketika mencintai seseorang, tipe pencinta lebih konkret. Tipe pencinta merupakan tipe tindakan Anda dalam mencintai seseorang.

Berikut adalah 10 tipe pencinta yang berhasil diidentifikasi oleh ahli terapi Goldstein.  Cermati masing-masing tipe tersebut. Anda akan menemukan tipe Anda dengan cara membandingkan ciri-ciri dari setiap tipe dengan diri Anda saat ini.

Tipe 1. Pencinta pelari

Pencinta pelari ahli dalam merayu. Mereka sangat piawai dalam mengambil hati seseorang. Membuat seseorang jatuh hati adalah keahlian mereka. Memulai hubungan cinta merupakan perkara gampang. Pada awalnya, hubungan cinta akan berjalan sukses. Mereka akan menjalani kehidupan cinta yang membahagiakan.

Akan tetapi, dalam diri mereka terdapat perasaan tidak aman. Mereka merasa bahwa suatu saat kelak hubungan akan memburuk dan gagal. Mereka menjadi takut dan sangat khawatir akan mengalami saat-saat menyesakkan tatkala hubungan dengan pasangan memburuk. Mereka waswas tidak lagi dicintai pasangannya. Oleh sebab itu mereka akan berusaha putus setelah beberapa waktu menjalani hubungan (biasanya setelah beberapa bulan) agar terhindar dari derita akibat hubungan buruk yang belum tentu akan terjadi. Jadi, mereka putus bukan karena hubungan yang buruk atau tidak memuaskan.

Tidak ada konflik. Tidak ada masalah. Namun begitu saja mereka ingin putus dari pasangannya. Sudah tentu pasangannya bingung. Tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba diputusin. Kadang, mereka juga bingung menyampaikan alasannya karena memang tidak ada hal buruk yang terjadi. Yang mereka tahu, putus hubungan akan membuat diri mereka merasa nyaman dan aman.

Orang yang bertipe pelari biasanya dikenal sebagai orang yang mudah berganti-ganti pasangan. Dalam bahasa populer, mereka disebut sebagai playboy atau playgirl. Setiap beberapa bulan, atau bahkan minggu, mereka akan berganti pasangan.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta pelari

  • Saya cukup mudah memulai suatu hubungan cinta
  • Saat ini saya merasa hubungan saya dengan pasangan saya cukup baik, namun saya tahu pasti bahwa kelak hubungan saya dengan pasangan saya akan menemui kegagalan
  • Rasa nyaman dan aman dalam hubungan dengan pasangan saya tidak pernah bertahan lama.
  • Saya kadang cemas kelak saya akan mengalami masa kegagalan hubungan dengan pasangan saya
  • Saya merasa bahwa saya harus putus dengan pasangan saya karena hal itu membuat  saya nyaman, meskipun hubungan saya dan pasangan saya baik-baik saja saat ini.

Tipe 2. Pencinta pemula

Tipe pencinta pemula terdorong begitu kuat untuk menjalin romantika dengan seseorang tanpa menilai baik buruknya secara seimbang. Mereka merasa takut mengetahui hal-hal negatif tentang pasangannya. Jika mereka mengetahui sisi buruk pasangannya, maka mereka cemas. Mereka menjadi ketakutan hubungan akan memburuk karena adanya sifat negatif pasangan. Jadi, mereka memilih mengabaikan adanya sisi buruk pasangan. Hanya yang baik-baik saja yang diperhatikan. Misalnya, kebiasaan pasangan yang suka memukul dan mabuk akan diabaikan karena jika mengingat hal tersebut mereka cemas hubungan akan bubar gara-gara kebiasaan negatif tersebut. Agar merasa nyaman, mereka tidak mau mengingatnya.

Pencinta pemula ini memulai menilai pasangannya dengan jujur setelah hubungan memburuk. Pada saat itu mereka baru tersadar bahwa diri mereka telah membuat kesalahan karena kurang mempertimbangkan baik buruknya pasangan. “Iya, ya, salahku juga berusaha tidak mau tahu kebiasaan buruknya. Sekarang aku kena akibatnya!” sesal mereka.

Pada saat pencinta pemula menyadari kesalahan mereka. Selekasnya mereka akan memutuskan untuk bubar atau berlanjut. Biasanya keputusan yang diambil adalah bubar. Tapi jika berlanjut, mereka kembali berusaha melupakan sisi negatif pasangan. Tapi bukan mereka memaafkan, mereka hanya kembali tidak mau tahu sisi negatif pasangan.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta pemula

  • Saya hanya ingin mengetahui hal-hal positif tentang pasangan saya
  • Saya tidak ingin mengetahui hal-hal negatif tentang pasangan saya.
  • Saya merasa tidak nyaman mengetahui hal-hal negatif tentang pasangan saya
  • Saya merasa marah jika ada orang yang membeberkan hal-hal negatif mengenai pasangan saya
  • Jika saya mengetahui hal-hal negatif tentang pasangan saya, maka saya cemas akan mengalami hubungan yang buruk dengan pasangan saya

Tipe 3. Pencinta pejuang

Para pencinta pejuang sangat hangat dalam hubungan. Mereka begitu memahami kebutuhan dan keinginan pasangan yang dicintainya. Oleh karena itu hubungan dengan pasangan akan menyenangkan. Mereka selalu berusaha menghindarkan pasangan dari stres. Dijaga betul supaya pasangan mereka terbebas dari semua penderitaan. Mereka menjadi penjaga, pengasuh, dan pelindung bagi pasangannya.

Bagi pencinta pejuang, kebutuhan pasangan merupakan prioritas utama. Mereka rela untuk menyampingkan kebutuhannya sendiri demi pasangannya. Namun begitu, sekali waktu mereka juga bisa bosan. Kadang kala mereka memerlukan adanya timbal balik dari pasangannya. Mereka butuh diperhatikan.

Mengapa pencinta pejuang sampai mau berkorban dan sangat perhatian pada pasangannya? Pada dasarnya tindakan mereka didorong oleh kecemasan. Mereka merasa tidak aman dalam hubungan. Mereka cemas bila suatu saat hubungan berakhir. Mereka berpikir cara yang paling bagus untuk mengurangi risiko bubar adalah dengan bertindak sebaik mungkin untuk pasangan.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta pejuang

  • Saya harus membuat pasangan yang saya cintai selalu senang
  • Merupakan kewajiban saya untuk menjaga pasangan saya dari penderitaan
  • Saya percaya, tugas utama saya dalam hubungan ini adalah membuat pasangan saya merasa aman, senang dan nyaman
  • Saya tidak keberatan jika saya harus mengorbankan hobi saya demi pasangan saya
  • Meskipun saya tidak suka menyaksikan pasangan saya bertemu dengan mantan pacarnya, tapi sepanjang dia menginginkannya saya tetap harus menyetujuinya.

Tipe 4. Pencinta pemberi

Mereka yang memiliki tipe pencinta pemberi sangat menekankan tindakan nyata dalam mencintai. Bagi mereka, cara mengatakan cinta  yang terbaik adalah dengan perbuatan yang secara konkret bisa bermanfaat bagi pasangan. Mereka menyediakan diri untuk menjadi pemberi yang menyediakan segala sesuatu yang diperlukan pasangan. Misalnya dengan membantu pekerjaannya, menolongnya saat kesulitan, membanjirinya dengan hadiah-hadiah, melimpahinya dengan kemewahan dan lainnya.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pemberi

  • Saya percaya ungkapan cinta terbaik adalah dengan tindakan nyata
  • Saya tahu dengan menyediakan semua yang diperlukan pasangan saya, maka saya akan tetap dicintainya
  • Sulit untuk mengatakan, “Aku cinta padamu”, secara langsung pada pasangan
  • Hadiah-hadiah yang banyak akan menjadikannya semakin cinta pada saya
  • Perhatian nyata jauh lebih kuat mengungkapkan cinta daripada kata-kata

Tipe 5. Pencinta pemenang

Inilah tipe pencinta yang sangat percaya diri. Pun mereka merasa nyaman dan aman dalam  menjalin hubungan. Tidak ada ketakutan dalam diri mereka hubungan akan bubar. Tidak ada rasa cemas tidak lagi dicintai pasangan. Mereka selalu merasa hubungan cinta seperti halnya memperoleh hadiah. Begitu mendapatkannya, maka mereka yakin akan tetap memilikinya seumur hidup. Sayangnya, justru karena kepercayaan diri yang tinggi itu, perlahan-lahan mereka bisa menjadi kurang perhatian pada pasangan.

Biasanya pencinta pemenang melakukan segala sesuatunya dengan sangat baik. Jika mereka mengerjakan sesuatu hasilnya sempurna. Mereka adalah pencinta yang hebat. Jika menjadi orangtua, mereka mampu menjadi orangtua yang hebat bagi anak-anaknya.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta pemenang

–       Saya tahu saya akan menjadi cinta pasangan saya selamanya

  • Konflik dan masalah tidak akan membuat pasangan lari dari saya
  • Saya merasa bahwa hal terbaik dalam diri saya adalah memiliki pasangan yang selalu mencintai saya
  • Saya sama sekali tidak cemas hubungan saya akan memburuk apalagi gagal
  • Saya percaya kalau saya menjadi yang terbaik bagi pasangan, pasangan saya tidak akan berpaling dari saya

Tipe 6. Pencinta rapuh

Para pencinta rapuh sangat takut menghadapi masalah dalam hidup mereka. Jangankan menghadapi masalah, membayangkan ada masalah saja sudah cukup membuat mereka merasa begitu tak berdaya. Jadi, mereka mencari pasangan yang bisa menjadi tempat bergantung sekaligus bisa melindungi mereka.

Pencinta rapuh cenderung merasa tidak layak mendapatkan perhatian kecil. Mereka merasa layak mendapatkan perhatian besar. Akibatnya mereka sering menciptakan masalah bagi hubungan agar diri mereka lebih diperhatikan. Apalagi ditunjang dengan ketergantungan tanpa daya mereka terhadap pasangan, mereka jadi sangat sensitif. Sedikit gelagat pasangan yang mencurigakan akan membuat mereka uring-uringan. Hal-hal kecil cukup bagi mereka untuk memulai pertengkaran.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta rapuh

  • Saya merasa sangat cemas membayangkan saya akan menghadapi masalah dengan pasangan saya
  • Saya merasa tidak berdaya tanpa pasangan saya
  • Saya hanya bisa mencintai seseorang yang bisa memberikan perlindungan penuh kepada saya, sehingga saya merasa aman.
  • Saya sangat mudah takut jika mengetahui perilaku pasangan saya sedikit saja berubah daripada biasanya
  • Saya merasa sangat tersinggung jika saya tidak diperhatikan pasangan saya

Tipe 7. Pencinta korban

Mereka yang bertipe pencinta korban sering membuat masalah dalam hubungan. Berbeda dengan pencinta rapuh yang membuat masalah karena merasa tak berdaya sehingga takut kehilangan pasangan, tipe pencinta korban membuat masalah karena ingin menimbulkan perasaan bersalah dalam diri pasangan. Mereka selalu menyalahkan dan menyudutkan pasangan atas setiap hal buruk yang terjadi.

Para pencinta korban selalu menyalahkan pasangan karena mereka begitu egois. Mereka tidak bisa menerima diri mereka sebagai sebab sebuah kesalahan. Mereka selalu merasa sebagai korban tindakan pasangan. Mengakui kesalahan membuat mereka cemas. Itu sebabnya mereka hanya merasa aman dengan menyalahkan pasangan dan membuat mereka merasa bersalah.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta korban

  • Saya tidak bahagia karena pasangan saya tidak peduli pada saya
  • Saya yakin jika pasangan saya lebih perhatian terhadap hubungan kami, maka semuanya akan baik-baik saja.
  • Pasangan saya selalu membuat hubungan kami menjadi penuh masalah
  • Masalah utama saya ketika menjalin hubungan cinta adalah tidak pernah benar-benar menjalin hubungan dengan orang yang benar-benar peduli pada saya dan berniat menjaga hubungan agar berhasil.
  • Semua masalah yang saya hadapi merupakan kesalahan pasangan saya.

Tipe 8. Pencinta bebas

Para pencinta bebas selalu mempersilakan pasangan untuk melakukan sesuatu yang mereka inginkan. Pun mereka membebaskan pasangan untuk meminta apapun dari diri mereka. Sebisa mungkin mereka akan mengabulkannya. Hebatnya, mereka tidak terlihat ingin dibalas. “Penuhi saja keinginanmu. Tidak usah peduli padaku!” ujar mereka.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta bebas

  • Saya selalu ingin pasangan saya memperoleh apapun yang diinginkannya
  • Saya percaya dengan membiarkan pasangan saya memenuhi apa yang diinginkannya, maka hubungan kami akan berhasil karena pasangan saya merasa senang.
  • Tugas saya adalah membuat semua keinginan pasangan saya terpenuhi
  • Saya rasa hal terbaik yang bisa saya lakukan untuk membuat pasangan saya merasa bahagia adalah membiarkannya melakukan apa yang diinginkannya.
  • Saya yakin jika saya selalu mendukungnya, maka pasangan saya tidak akan berpaling dari saya

Tipe 9. Pencinta pemberontak

Mereka yang bertipe pencinta pemberontak selalu ingin berbeda dari umumnya orang. Mereka ingin berbeda dengan orangtua mereka, ingin berbeda dengan teman-teman mereka, dan ingin berbeda dengan kebanyakan orang. Para pencinta pemberontak tidak menyukai kekalahan sekaligus tidak menyukai kemenangan. Mereka selalu lari dari masalah satu ke masalah lainnya. Sebagian hidup mereka adalah upaya melarikan diri dari masalah.

Hubungan cinta yang mereka jalani diupayakan berbeda dengan umumnya hubungan. Biasanya mereka cenderung menghindari masalah. Jika ada masalah dengan pasangan, mereka cenderung untuk mencari pasangan yang baru ketimbang memecahkan masalah yang ada.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta pemberontak

  • Saya percaya, hubungan saya akan tanpa masalah sebab begitulah seharusnya.
  • Saya cenderung ingin melarikan diri dari setiap masalah yang datang
  • Hubungan saya dan pasangan saya unik
  • Sangat tidak keren melakukan hal-hal yang sama seperti yang dilakukan pasangan lainnya. Saya ingin melakukan hal berbeda dengan pasangan saya.
  • Jika ada masalah dengan pasangan saya, saya ingin berpisah dengannya

Tipe 10. Pencinta kuat tapi rapuh

Para pencinta tipe ini dari luar terlihat begitu kuat dan percaya diri. Mereka terlihat sangat menarik. Mereka bertingkah seperti tidak membutuhkan orang lain dalam hidup mereka. Jika mereka diperhatikan atau didukung, mereka justru marah karena merasa diragukan kemampuannya. Akan tetapi, mereka sebenarnya sangat rapuh. Mereka sangat meragukan diri mereka sendiri dan takut akan diabaikan. Mereka membutuhkan pasangan yang lebih kuat dibandingkan diri mereka agar bisa memperoleh dukungan.

Para pencinta tipe ini sangat mudah berubah. Suatu saat merupakan pasangan yang begitu hangat dan menyenangkan. Namun dengan mudah mereka bisa berubah menjadi pasangan yang suka marah, suka mengkritik, temperamental, suka bersaing dengan pasangan sendiri, dan sangat penuntut. Mereka sulit mengontrol kemarahan terhadap pasangan.

Beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe pencinta kuat nan rapuh

  • Saya sangat ingin menjalin cinta dengan seseorang yang kuat dan mampu mendukung saya sepenuhnya.
  • Saya tahu saya bisa berbahagia dengan melakukan segala sesuatu yang saya suka tanpa perlu memperhatikan pasangan saya
  • Saya sering dengan seketika marah-marah pada pasangan saya
  • Saya tidak keberatan jika harus bersaing dengan pasangan saya untuk menentukan siapa yang menentukan tempat makan, karena saya yakin saya akan memenanginya.
  • Terkadang saya ragu dengan diri saya apakah saya cukup bernilai di mata pasangan saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s