Tipologi Kepribadian Hippocrates – Galenus

Tipologi 
Kepribadian  
Hippocrates - Galenus  

Maka berikut adalah penjelasan lanjutan mengenai sifat kepribadian Sanguine, 
Choleric, Plegmatic, dan Melancholy. 
Sebelumnya, perlu diperingatkan dalam membahas tentang empat tipe 
temperamen ini, beberapa orang akan terdorong untuk menganalisa temantemannya, dan akan memikirkan “Bagaimanakan tipe temperamennya ?” 
Pemikiran seperti ini akan menipu dan sukar untuk dapat dipercaya penuh karena 
belum melakukan serangkaian tes kepribadian. Penyelidikan kita mengenai 
temperamen ini haruslah merupakan penyelidikan yang hanya untuk diri sendiri, 
kecuali bila kita ingin lebih dapat menerima kelemahan dan kekurangan yang ada 
di dalam diri orang lain. 
1. Sanguine 
Sanguine yang periang adalah temperamen yang hangat, bersemangat, lincah 
dan “menyenangkan”. Ia dapat menerima segala keadaan, dan kesan-kesan yang 
dilihatnya dapat dengan mudah mempengaruhi hatinya  yang dengan cepat 
memberikan tanggapan. keputusan-keputusannya lebih  banyak ditentukan oleh 
perasaan dari pada pemikirannya. 
Orang Sanguine memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyukai dirinya 
sendiri, dan biasanya ia menularkan sifatnya yang hangat itu. Bila ia masuk ke 
sebuah ruangan yang banyak orangnya, ia mempunyai kecenderungan untuk 
membangunkan semangat setiap orang yang ada di situ dengan kelancaran 
percakapannya yang riang gembira. Ia dapat membawakan cerita dengan 
menarik karena sifatnya yang hangat dan penuh emosi itu seakan-akan 
menunjukkan bahwa ia sedang mengalami apa yang diceritakannya itu. 
Ia tidak pernah kekurangan teman. Ole Hallesby mengatakan, “sifat seorang 
Sanguine yang naif, spontan dan periang itu membuat banyak orang senang 
kepadanya”. Ia dapat benar-benar ikut merasakan sukacita dan kesusahan 
orang-orang yang dihadapinya dan dapat membuat orang yang dihadapi itu 
merasa dirinya penting, seakan-akan seorang sahabat yang istimewa dan 
demikian juga orang lain yg ditemuinya diperlakukan sama olehnya. 
Ia menyukai orang-orang, tidak senang dengan kesunyian. dan yang paling 
senang ialah bila ia dikelilingi teman-temannya, di mana ia menjadi pusat 
perhatian mereka. Ia mempunyai banyak sekali cerita menarik yang tidak akan 
pernah habis, yang diceritakannya secara dramatis sehingga membuat ia disukai 
baik oleh anak-anak maupun orang dewasa, dan biasanya ia terkenal di dalam 
pesta-pesta atau perkumpulan-perkumpulan sosial. 
Orang Sanguine tidak pernah kehabisan kata-kata. Ia seringkali berbicara dahulu 
sebelum berpikir, tetapi sikapnya yang tulus dan terbuka itu membuat orangorang tidak melawan atau menolak dia, sehingga mereka memberikan tanggapan 
terhadap perasaan hatinya. Cara hidupnya yang bebas (tidak terikat), yang 
kelihatan penuh gairah dan terbuka seringkali membuat orang-orang yang 
temperamennya lebih pemalu merasa iri hati kepadanya. 
Caranya berbicara yang ramai dengan suara keras dan ramah tamah itu 
membuat dia tampak lebih mantap daripada keadaan dirinya yang sesungguhnya, 
tetapi semangatnya dan perilakunya yang menyenangkan itu dapat membawa dia Tipologi Kepribadian Hippocartes Galenus 
PsikologiZone.com | Zona Ilmu dan Artikel Psikologi 3
melewati liku-liku kehidupan yang berat. Orang yang selalu mempunyai alasan 
untuk memaafkan kelemahan-kelemahannya dengan mengatakan “Yah, emang 
begitulah sifat si periang itu.” 
Dunia ini diperkaya oleh orang-orang sanguine yang  periang semacam itu. 
Mereka cocok sekali untuk menjadi salesman, pekerja di rumah sakit, guru, ahli 
bicara, aktor, ahli pidato dan kadang-kadang mereka dapat menjadi pemimpin 
yang baik. Keperluan-keperluan rohani yang terutama bagi temperamen 
Sanguine ialah “penguasaan diri, kesabaran, iman, damai sejahtera dan 
kebaikan”. 
2. Choleric. 
Tempramen Choleric yang keras ialah temperamen yang penuh semangat, 
bertindak cepat, aktif, praktis dan berkemauan keras. Seringkali ia merasa puas 
terhadap dirinya sendiri dan tidak perlu bergantung pada orang lain. Ia 
cenderung untuk bersikap tegas dan berpendirian teguh, mudah membuat 
keputusan baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. 
Orang Choleric selalu penuh dengan aktivitas. Sebenarnya, bagi dia “hidup adalah 
aktivitas”. Ia tidak perlu harus dirangsang oleh keadaan sekelilingnya, tetapi 
malah ia lebih banyak merangsang keadaan sekelilingnya dengan gagasan, 
rencana-rencana dan ambisinya yg tidak pernah habis. Aktivitasnya selalu 
mempunyai sasaran, karena ia mempunyai pikiran yang tajam dan praktis, dapat 
membuat keputusan-keputusan segera yang logis atau  merencanakan suatu 
proyek jangka panjang yg sangat berguna. 
Ia tidak akan terombang-ambing karena tertekan oleh apa yang dipikirkan orangorang lain. Ia bersikap tegas dalam menghadapi persoalan-persoalan dan 
seringkali ia dengan berani melawan ketidakadilan sosial atau keadaan-keadaan 
yang tidak benar. 
Ia tidak takut terhadap kesengsaraan, sesungguhnya  kesengsaraan itu justru 
membangunkan semangatnya. Ia telah mempunyai keputusan yang mantap dan 
seringkali ia berhasil di mana orang lain mengalami kegagalan. Hal ini bukan 
karena rencana-rencananya lebih baik daripada rencana-rencana orang lain, 
tetapi karena ia “terus maju” meskipun orang lain sudah putus asa dan berhenti. 
Bila pepatah “Menjadi pemimpin adalah karena bakat, bukan karena latihan” itu 
benar, maka ia adalah orang yang berbakat memimpin.
Emosinya adalah bagian temperamennya yang paling tidak menonjol. Ia tidak 
mudah untuk memberikan simpati kepada orang lain, dan ia juga tidak dapat 
menunjukkan atau menyatakan rasa kasih secara wajar. Ia sering merasa 
bingung atau muak melihat orang lain menangis. Ia kurang dapat menghargai 
karya-karya seni yang tinggi, perhatian utamanya hanya ditujukan kepada nilainilai kehidupan yang mendatangkan faedah. 
Ia dapat segera melihat kesempatan yang ada dan dengan cepat mendiagnosa 
cara yang terbaik untuk memanfaatkan kesempatan-kesempatan itu. Cara 
berpikirnya sistematis, walaupun hal-hal yang kecil-kecil biasanya membosankan 
baginya. Ia tidak bisa memeriksa secara teliti, tetapi ia cepat untuk memberikan 
penilaian yang berdasarkan intuisi, oleh sebab itu  ia cenderung untuk melihat 
pada sasaran dari apa yang sedang dicapainya tanpa melihat adanya perangkap- 
perangkap dan halangan-halangan yang mungkin timbul di tengah jalan. 
Sekali ia telah mulai melangkah menuju sasarannya ia dapat berlari tanpa 
mengindahkan orang-orang yang menghalangi jalannya. Ia cenderung untuk 
bersikap menguasai dan mengatur, dan ia tidak segan-segan memperalat orang Tipologi Kepribadian Hippocartes Galenus 
PsikologiZone.com | Zona Ilmu dan Artikel Psikologi 4
lain untuk mencapai maksud-maksudnya. Seringkali ia dianggap seorang 
oportunis. 
Dari antara semua jenis temperamen, mungkin ialah yang paling banyak 
memerlukan sifat-sifat rohani, yaitu kasih, damai sejahtera, kemurahan, 
kesabaran, kelemah lembutan dan kebaikan. 
Para Jenderal dan pemimpin-pemimpin besar di dunia  ini, kebanyakan adalah 
orang-orang yang mempunyai jenis temperamen Choleric. Orang Choleric dapat 
menjadi seorang eksekutif (pelaksana) yang baik, pencetus gagasan, produser, 
dikatator, atau bahkan SEORANG PENJAHAT, tergantung pada standard 
moralnya. Sama seperti orang Sanguine, biasanya ia  adalah seorang extrovert, 
meskipun agak kurang menonjol. 
3. Phlegmatic 
Menurut Hippocrates, cairan tubuh yang menghasilkan temperamen- 
temperamen yang tenang, dingin, lamban, santai, dan stabil disebut Flip 
Phlegmatic. Bagi orang Phlegmatic, hidup adalah pengalaman yang 
membahagiakan dan menyenangkan, tanpa pengalaman-pengalaman yang 
menggetarkan jiwa, di mana ia sebanyak mungkin tidak mau melibatkan diri 
dalam persoalan apa pun. 
Orang Phelgmatic adalah orang yang sangat tenang dan santai sehingga 
nampaknya ia tidak pernah merasa terganggu, bagaimanapun keadaan di 
sekelilingnya. Ia sukar sekali marah dan jarang sekali meluapkan emosinya. 
Orang Phlegmatic adalah orang yang memiliki tipe temperamen yang tetap sama 
setiap kali anda bertemu dengan dia. Di balik temperamennya yang dingin, acuh 
dan sifatnya yang seakan-akan pemalu itu, terdapat beberapa kemampuan yang 
tergabung menjadi satu. Ia mempunyai perasaan yang jauh lebih dalam daripada 
apa yang nampak pada wajahnya, dan ia memiliki kemampuan untuk menghargai 
karya seni yang tinggi dan hal-hal yang lebih baik dalam kehidupan. 
Orang Phlematic tidak akan kekurangan teman karena  ia menyukai orang-orang 
dan mempunyai rasa humor yang sinis. Ia adalah tipe orang yang meskipun 
berada di tengah-tengah orang banyak yang “tertawa  terbahak-bahak” tetapi 
justru tidak pernah atau sedikit tersenyum. Ia memiliki kemampuan yang unik 
dalam melihat sesuatu yang lucu pada orang lain dan di dalam hal-hal yang 
mereka lakukan. Ia memiliki ingatan yang baik dan kuat dan seringkali ia pandai 
sekali dalam menirukan sesuatu. Salah satu hal lain yang disukainya ialah 
“MENGGODA ATAU MEMPERMAINKAN ORANG YANG MEMILIKI TEMPERAMEN 
YANG LAIN”. 
Ia merasa jengkel dengan semangat yang berkobar-kobar dari orang Sanguine 
yang tidak pernah tenang dan tanpa tujuan, yang seringkali menghadapkan dia 
dengan kesia-siaan mereka. Ia benci dengan kemurungan orang-orang 
Melancholy dan cenderung untuk mencemoohkannya. ia  senang sekali 
mematahkan rencana-rencana dan ambisi yang melangit dari orang Choleric. 
Ia cenderung untuk menjadi penonton dalam kehidupan ini dan berusaha untuk 
tidak terlalu terlibat dalam persoalan orang lain. Biasanya ia sangat segan untuk 
melakukan suatu kegiatan di luar hal-hal rutin yang dilakukannya setiap hari. Ini 
tidak berarti bahwa ia tidak dapat mengerti perlunya tindakan serta kesulitankesulitan orang lain. Mungkin orang Phlegmatic dan orang Choleric dapat samasama melihat suatu ketidakadilan sosial, tetapi reaksi mereka sama sekali 
berbeda. Tipologi Kepribadian Hippocartes Galenus 
PsikologiZone.com | Zona Ilmu dan Artikel Psikologi 5
Jiwa Choleric yang penuh keberanian itu akan menyebabkan dia berkata, “Mari 
kita membentuk suatu panitia yang bertindak untuk mengatasi hal ini!”. Orang 
Phlegmatic mungkin lebih cenderung untuk menanggapinya dengan berkata 
“Wah, parah keadaannya!, mengapa tidak ada seorang pun yang bertindak untuk 
mengatasi hal ini?” Orang Phlegmatic biasanya baik  hati dan penuh perhatian, 
tetapi jarang sekali ia mengutarakan perasaannya yang sesungguhnya. Akan 
tetapi apabila sekali ia telah didorong untuk bertindak, akan terbukti bahwa ia 
adalah orang yang paling efisien dan memiliki kemampuan yang hebat. 
Ia sendiri tidak akan mau memegang pimpinan, tetapi apabila ia diberi tugas 
sebagai seorang pemimpin, ia akan membuktikan diri sebagai seorang pemimpin 
yang mampu. Ia dapat menimbulkan suasana damai dan  ia mempunyai sifat 
pembawaan suka mendamaikan orang. Kebutuhannya yang terutama ialah : 
Kasih, kebaikan, kelemahLembutan, penguasaan diri dan Iman. 
Dunia ini telah banyak diberkati oleh sifat-sifat orang Phlegmatic yang efisien. Ia 
dapat menjadi seorang diplomat, seorang akuntan, guru, pemimpin, ahli ilmu 
pengetahuan atau pekerja yang baik dalam suatu bidang yang membutuhkan 
ketelitian yang tinggi. 
4. Melancholy 
Orang Melancholy seringkali dilukiskan sebagai “temperamen yang suram atau 
murung”. Sebenarnya temperamen Melancholy adalah TEMPERAMEN yang 
PALING KAYA di antara tipe-tipe temperamen yang lain, oleh karena ia 
mempunyai sifat analitis, rela berkorban, berbakat, perfeksionis, dan memiliki 
emosi yang sangat sensitif. Dari keempat tipe temperamen, maka tipe 
Melancholy yang paling dapat menikmati karya-karya seni yang tinggi. 
Ia mempunyai sifat pembawaan yang introvert, tetapi karena perasaanperasaannya lebih menguasai dirinya, maka keadaan hatinya cenderung untuk 
mengikuti perasaan hatinya yang berubah-ubah. Kadang-kadang perasaan 
hatinya mengangkat dia ke puncak kegembiraan sehingga membuat dia bertindak 
lebih ektrovert; namun pada saat lain ia merasa murung dan tertekan, dan pada 
saat-saat itu ia akan menjadi orang yang sangat pendiam dan sama sekali 
berlawanan dengan keadaan sebelumnya. 
Orang yang memiliki temperamen Melancholy adalah seorang teman yang 
SANGAT SETIA, tetapi tidak seperti orang Sanguine, ia SUKAR mendapat teman. 
Ia tidak mau mengajukan diri untuk menemui orang-orang tetapi ia lebih 
cenderung untuk membiarkan orang-orang DATANG kepadanya. Mungkin orang 
yang memiliki temperamen Melancholy adalah orang yang paling dapat 
DIPERCAYAI dibanding dengan orang yang memiliki tipe-tipe temperamen yang 
lain, karena kecenderungannya untuk mencapai yang sempurna tidak 
membiarkan dirinya mengabaikan pekerjaannya atau membiarkan orang lain 
kecewa bila mereka bergantung kepadanya. 
Sifat pembawaannya yang pendiam dan tidak mau menonjolkan diri itu bukan 
menandakan bahwa ia TIDAk menyukai orang lain. Sama seperti kebanyakan dari 
kita, ia tidak hanya menyukai orang lain, tetapi ia juga mempunyai keinginan 
yang kuat untuk DIKASIHI orang lain. Pengalaman-pengalaman yang 
mengecewakan membuat dia tidak untuk menilai seseorang berdasarkan apa 
yang tampak di luarnya, karena ia agak merasa CURIGA apabila ada orang yang 
mencari-cari dia atau memberikan perhatian yang berlebihan kepadanya. 
Kemampuan yang hebat dalam menganalisa membuat dia  dapat 
MEMPERKIRAKAN dengan tepat kemungkinan adanya halangan-halangan dan 
bahaya dalam setiap usaha yang direncanakannya. Sifat ini sangat bertentangan Tipologi Kepribadian Hippocartes Galenus 
PsikologiZone.com | Zona Ilmu dan Artikel Psikologi 6
dengan sifat orang Choleric yang jarang sekali menyadari adanya persoalanpersoalan atau kesulitan-kesulitan, karena ia merasa YAKIN bahwa ia MAMPU 
mengatasi persoalan apa pun yang timbul. Sifat ini  seringkali menyebabkan 
seorang Melancholy segan mengemukakan suatu gagasan baru atau menentang 
orang yang memprakarsai hal itu. 
Kadang-kadang apabila ia sedang mengalami suasana hati dan emosi yang 
gembira atau penuh inspirasi, ia dapat menghasilkan suatu karya seni yang besar 
atau MENCETUSKAN suatu hasil pemikiran yang LUAR BIASA. Hasil-hasil tersebut 
seringkali diikuti dengan saat-saat depresi yang hebat. 
Orang Melancholy biasanya menemukan nilai hidup PALING berarti dalam 
PENGORBANAN diri. Ia seakan-akan mempunyai keinginan untuk membuat 
dirinya sendiri menderita dan seringkali akan memilih lapangan pekerjaan yang 
sulit yang menuntut banyak pengorbanan diri. Sekali ia telah memilih pekerjaan, 
ia cenderung untuk bersikap sangat teliti dan tekun dalam mencapai tujuannya 
dan besar kemungkinan ia akan menyelesaikannya dengan sangat baik. 
Temperamen memiliki potensi yang paling hebat dibanding dengan tipe-tipe 
temperamen yang lain. Tetapi tipe temperamen yang PALING KUAT dan yang 
memiliki BANYAK potensi ini rupanya disertai dengan KELEMAHAN yang paling 
BANYAK. Seorang Melancholy dapat memanfaatkan kekuatannya sampai melebihi 
teman-temannya, atau ia dapat begitu dikuasai oleh  kelemahan-kelemahannya 
sehingga ia menjadi seorang yang menderita GANGGUAN emosi, orang yang 
putus asa atau orang yang selalu sedih tanpa alasan, yang tidak pernah 
menyukai dirinya sendiri ataupun DISUKAI oleh orang lain. 
Banyak dari antara orang-orang yang berbakat besar  di dunia ini yaitu para 
seniman, musikus, penemu, ahli filsafat, pendidik,  dan ahli-ahli teori adalah 
orang-orang yang mempunyai temperamen Melancholy. 
SEKIAN 
PsikologiZone.com
Zona Ilmu dan Artikel Psikologi Online 
NB: Mari berlangganan artikel psikologizone untuk memperoleh informasi terbaru yang akan disajikan. 
Dapatkan juga ebook gratis berjudul “Menanam Sopan  Santun Pada Anak” untuk pendaftaran 
berlangganan artikel. Pendaftaran, silahkan masukkan alamat email anda di kolom subscribe pada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s