Graphology

BY JIMMYKSANTOSA, ON NOVEMBER 12TH, 2010

 GraphologyApakah Graphology itu ?

Graphologi adalah sebuah cabang pengetahuan yang secara khusus mempelajari arti dari tulisan tangan. Dalam dunia academic biasanya graphology dimasukkan kedalam bagian dari ilmu psychology. Yang dipelajari dalam graphology adalah pola2 tulisan serta tarikan otot2 syaraf halus yang akhirnya membentuk tulisan tersebut. Ternyata pola2 dan bentuk2 huruf tertentu itu mempunyai korelasi yang sangat erat dengan sifat ataupun kepribadian atau karakter penulisnya.

Apakah ilmu graphology ini merupakan ilmu yg baru dalam masyarakat kita ?

Jawabannya adalah YA dan TIDAK. Ya betul, graphology terutama di Indonesia ini belum terlalu popular, jadi memang masih termasuk ilmu yang relative baru. Tapi jawaban ini sebetulnya juga tidak terlalu tepat, karena kalau kita lihat sejarahnya, ilmu graphology ini sudah jauh dipakai bahkan sebelum masehi. Bangsa Cina kuno sudah mengenal bahwa tulisan tangan punya kaitan erat dengan kepribadian seseorang. Buku pertama yg diterbitkan mengenai tulisan tangan adalah pada tahun 1622 oleh seorang dokter & professor dari Itali yg bernama Camilio Baldi. Tapi istilah “graphology” sendiri baru muncul pada tahun 1870 dari publikasi di Perancis oleh seorang yg bernama Jean Michon, yang melakukan riset pertama & masih merupakan dasar2 yg harus dibaca para penafsir tulisan tangan. Dan sejak abad lalu, tepatnya tahun 1895, sudah ada 2200 publikasi mengenai ilmu ini. Jadi sebetulnya graphology bukanlah ilmu yg baru.

Kenapa ilmu Graphology ini tidak atau belum berkembang pesat seperti ilmu kedokteran ?

Pertanyaan yang bagus sekali, dan agak sulit & panjang untuk dijelaskan … hahahaha. Ada beberapa teori, yang jelas, seperti juga psychology, biasanya ada pembedaan didalam dunia ilmiah ini yaitu : hard science dan soft science. Seperti halnya psikologi, graphology juga dikategorikan soft science dan perkembangannya agak sedikit terhambat. Tapi ternyata ilmu soft science kembali diminati karena sudah terbukti banyak ilmu hard science misalnya kedokteran misalnya ternyata tidak dapat menyembuhkan secara tuntas banyak jenis penyakit. Justru dengan soft science misalnya hypnoterapi, 1-2 sesi client justru bisa sembuh total. Dengan berkembanganya teknologi yg sudah canggih, sekarang ilmuwan mulai bisa ‘melihat’ kecanggihan otak manusia, kecanggihan ciptaan Tuhan. Ternyata banyak hal dibuat complicated atau rumit oleh ilmu pengetahuan atau hard science.

Kenapa ilmu Graphology ini sekarang kembali diminati ?

Setelah melalui banyak riset, ditemukan fakta2 bahwa gerakan otot2 halus jari2 tangan yang membuat terjadinya tulisan, ternyata sangat erat kaitannya dengan pikiran bawah sadar penulisnya. Dan sekarang para ilmuwan sudah banyak setuju, bahwa pikiran bawah sadar seseorang mempunyai kemampuan yang jauh lebih dahsyat dari pikiran sadarnya. Banyak buku2 sudah mempublikasikan bahwa pikiran sadar itu kekuatanya hanya 12% sedangkan 88% adalah program bawah sadar. Oleh karena ternyata tulisan adalah cerminan dari pikiran bawah sadar seseorang, maka yang ditampilkan adalah keadaan, atau kondisi, atau emosi, atau program2 yang tersimpan dibawah sadar itu sendiri. Dengan kata lain, seseorang bisa menuliskan suatu cerita kebohongan diatas kertas, tapi cara penulisannya, tetap menjelaskan secara jujur apa dan siapa penulis itu sebenarnya sesuai apa yang ada dibawah sadarnya.

Terus apa kegunaan mempelajari ilmu grapology ini ? Apakah hanya untuk mengetahui bawah sadar seseorang ?

Kegunaannya tentunya sangat banyak !! Dengan mengetahui kondisi bawah sadar seseorang, kita dengan mudah bisa mencari ‘limiting believe’ atau ‘mental blok’ seseorang. Dan dengan mengetahui limited believe ini bisa dilakukan terapi yang tepat & akurat kepada penulisnya. Saya berikan contoh spt ini : ada seseorang – katakanlah namanya bpk A, Ahmad, misalnya. Pak Ahmad melamar pekerjaaan di sebuah perusahaan, katakanlah perusahaan PT X  misalnya. Pak Ahmad mengirimkan surat lamaran kerja untuk menjadi tenaga sales/marketing. Setelah dianalisa, ternyata pak Ahmad ini menulis huruf “d” ada seperti balon diatasnya, yang berarti orang nya mempunyai kecenderungan sensitive terhadap kritikan. Dan juga terlihat kecenderungan untuk tidak gigih, tulisannya kelihatan naik kemudian turun, artinya mudah menyerah. Stem atau sabuk huruf “t” nya pendek sekali & tidak tegas, cenderung di bawah. Kalau HRD PT X  tahu dari awal, kira2 pak Ahmad akan diterima atau tidak ?? Jawabannya sangat mudah, tentunya TIDAK !! Tapi banyak kenyataan diluar sana, seseorang sudah diterima sebagai karyawan, karena hasil interview nya OK, bahkan mungkin psikotest OK, kelihatan semangat pada awalnya, tapi 3 bulan kemudian mulai kelihatan “asli” nya, mau dikeluarkan susah karena sudah keburu lewat masa percobaan dan sudah diangkat menjadi karyawan tetap.

 

Jadi sangat berguna nih untuk manager HRD atau Owner. Tapi apakah ada kegunaan lain selain untuk proses rekruitmen ?

Graphology memang banyak sekali digunakan untuk recruitment. Bahkan publikasi yg pernah saya baca, ditahun 1980an, 80% perusahaan2 besar di Eropa telah menggunakan graphology sebagai standard penerimaan karyawan. Tapi selain itu, graphology juga berguna untuk evaluasi & penempatan karyawan, terutama yang sudah keburu diterima. Ada sebuah report yang mengatakan, dari hasil riset ternyata karyawan tidak ‘perform’ atau tidak menghasilkan seperti yang diharapkan bukan karena potensinya yang kurang. Tapi karena karyawan tersebut tidak diberikan tugas yang sesuai dan memang menjadi kekuatannya, melainkan ditempatkan sekedar karena ada ‘kekosongan’. ….. Contoh : karena kurang sales, kita comot aja tuh si pak Andy yang selama ini jadi accounting. Rasanya pak Andy penampilannya cukup perlente, cukup ramah & mudah bergaul. Memang kelihatan tulisan pak Andy cenderung bulat & ringan. Tapi hurufnya kecil2 renggang2 jarak antar huruf maupun kata …. Dan sangat rapi, titik pada huruf ‘i & j” nya sangat dekat dengan tiang. Mungkin perusahaan itu sudah membuat kesalahan fatal, kareana pak Andy sebetulnya tipe orang yang lebih suka untuk menyendiri atau introvert. Dia tidak nyaman sebetulnya bergaul dengan banyak orang walaupun sekilas kelihatan ramah. Dia lebih suka pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, sendiri, dan kalau dipaksa ketemu banyak orang dengan cara yg serabutan, mungkin justru pak Andy akan stress.

 

Wah, bisa melihat sampai sejauh itu ya pak ya ? Tentunya sangat berguna untuk para manager HRD, atau para Owner.

Yang tadi saya jelaskan hanya sebagian kecil dari kegunaan Graphology, yang ada kaitannya dengan perusahaan atau khususnya rekruitmen. Namun banyak client saya sebetulnya adalah perseorangan atau pribadi2 yang ingin mengembangkan diri tapi bingung mau mulai dari mana ? Contohnya : ada seorang client, seorang ibu. Beliau merasa ada masalah financial artinya kok sudah berusaha keras, namun tetap saja selalu kurang, bahkan selalu tidak cukup dan ‘nombok’. Dari hasil analisanya bisa dilihat bahwa tulisan si ibu ini ringan, kecil2, dan jauh2 huruf2nya …. Dan seperti yang saya tafsirkan, si ibu memang “boros”. Jadi mudah sekali untuk mengetahui salah satu sebab kan. Selain itu, si ibu ini punya semangat tinggi untuk maju, terlihat dari bentuk kecenderungan tulisannya naik, cita2nya juga tinggi bisa dilihat dari huruf “t” nya. Tapi ‘drive’ atau dorongannnya agak kurang, dan ada kecenderungan untuk tidak percaya diri serta takut untuk bergaul, padahal dia tahu persis secara sadar bahwa dia harus banyak berhubungan dengan dunia luar kalau ingin sukses. Setelah digali lebih jauh, ketahuan bahwa ada perasaan takut tidak diterima pendapatnya, takut ditolak, yang sebetulnya adalah manifestasi dari harga diri yang kurang sehat. Tentunya setelah akar dari masalahnya ketahuan, akan jauh lebih mudah untuk melakukan sesi terapi. Itu adalah salah satu contoh kegunaan graphology untuk kesuksesan pribadi.

sumber: Hindro Muljanto

Semoga bermanfaat

Salam hidup Lebih Baik,

Jimmy K Santosa,Cht-AHI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s